Barcelona Dituding Tutupi Borok dengan Luis Suarez

Barcelona dituding sedang mengambinghitamkan Luis Suarez. Blaugrana dinilai menimpakan seluruh kesalahan kepada sang penyerang.
Suarez seperti diketahui sedang terkatung-katung nasibnya. Ia tak lagi dibutuhkan Barcelona, yang memulai proyek baru bersama Ronald Koeman, dan hendak dijual.

Tapi serangkaian hal buruk terjadi pada pemain asal Uruguay tersebut. Ia gagal gabung Juventus, padahal sudah sempat terbang ke Italia untuk menjalani tes demi mendapatkan paspor.

Proses rumit untuk mendapatkan Suarez bikin Bianconeri hilang minat, meski sejak awal sang juara Liga Italia itu memang hanya menjadikannya opsi kedua setelah Edin Dzeko. Pada prosesnya, Juventus mengalihkan pandangan ke Alvaro Morata dan telah meresmikan kedatangannya.

Dari Juventus, Luis Suarez berganti tujuan ke Atletico Madrid. Tapi kabarnya Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu menghalangi transfer itu dengan cara meminta biaya transfer.

Hal ini berbeda dengan kesepakatan sebelumnya, di mana Barcelona siap memutus kontrak agar Suarez bisa pergi secara cuma-cuma. Alhasil Suarez pun merasa dibohongi.

Mantan pelatih Suarez di Atletico Nacional, Martin Lasarte, menilai sejak awal Barcelona cuma ingin mengambinghitamkan sang pemain. Pria yang memberikan debut profesional kepada Suarez itu menuding manajemen ingin menutupi borok mereka.

“Apakah Barcelona mampu merekrut pemain yang lebih baik ketimbang Luis Suarez sekarang ini? Saya rasa mereka ingin membuat Luis Suarez membayar atas kesalahan manajemen sepanjang tahun,” ujarnya dikutip Marca.

“Kelihatannya semua tanggung jawab atas segala sesuatu yang buruk terjadi di Barcelona ditimpakan ke Luis. Sekarang mereka lupa bahwa sebelumnya ada pergantian pelatih ketika tim sedang memimpin klasemen dan bahwa mereka tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan,” imbuhnya.

Barcelona memecat Ernesto Valverde pada Januari lalu dan menunjuk Quique Setien sebagai pengganti. Nyatanya Setien juga gagal mengangkat performa tim, malah membuat Barcelona kehilangan puncak klasemen Liga Spanyol dan disalip Real Madrid yang jadi juara. Barcelona juga kandas secara menyakitkan di Liga Champions usai kalah 2-8 dari Bayern Munich di babak perempatfinal.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *