Liverpool Tersingkir dari Liga Champions Bukan karena Kelelahan

Perjalanan Liverpool di Liga Champions musim ini harus berakhir di babak 16 besar. Bek The Reds Virgil van Dijk menilai kegagalan timnya itu bukan karena kelelahan.

Liverpool tersingkir dari kompetisi Eropa setelah dikalahkan Atletico Madrid dengan agregat 4-2. Dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar di Anfield, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB, The Reds kalah dengan skor 2-3.

Liverpool sejatinya unggul lebih dulu lewat gol Georginio Wijnaldum dan membuat laga harus dilanjutkan ke babak tambahan. Roberto Firmino sempat membawa The Reds unggul 2-0 di babak ini.

Namun, sampai di situ saja masa-masa menyenangkan bagi Liverpool. Atletico sukses bangkit dan menyamakan skor lewat dua gol Marcos Llorente sebelum memastikan kemenangan berkat gol Alvaro Morata di penghujung laga.

Tidak Kelelahan

Setelah dipaksa bermain selama 120 menit, Van Dijk menilai timnya tidak kelelahan. Menurutnya, Liverpool sudah bermain dengan baik tetapi hasil akhir tidak berpihak pada mereka.

“Kami bermain fantastis selama 95 menit pertama, tetapi sayangnya hal-hal seperti ini terjadi. Kami sama sekali tidak lelah,” kata Van Dijk kepada laman resmi UEFA.

Banyak Peluang

Lebih lanjut, Van Dijk mengatakan kalau timnya berhasil menciptakan banyak peluang. Sayangnya, The Reds tidak mampu mencetak gol kedua dalam waktu normal.

“Kami penuh energi, kami menciptakan peluang. Semuanya ada di sana selain gol kedua [dalam waktu normal],” tandasnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *