Suarez Bikin Atletico Tak Lagi Tampil Pragmatis

Kehadiran Luis Suarez membuat Atletico Madrid tampil menyerang di musim ini. Hal ini menjadi anomali karena Los Rojiblancos lekat dengan permainan pragmatis.
Atletico bakal bertandang ke Rusia untuk menghadapi Lokomotiv Moskow di Lokomotiv Stadium pada matchday ketiga Grup A Liga Champions, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB. Los Colchoneros saat ini menempati peringkat kedua grup A dengan tiga angka.

Mereka tertinggal tiga poin dari Bayern Munich di puncak klasemen. Sementara, Lokomotiv berada tepat di bawah Atletico dengan baru mengumpulkan satu angka.

Atletico menyongsong laga ini dengan kepercayaan diri tinggi karena di tiga laga terakhir selalu menang. Skuad Atletico juga mampu tampil menyerang dengan mengemas delapan gol di tiga laga tersebut.

Hal ini menjadi anamoli karena di bawah besutan Diego Simeone, Atletico biasanya lekat dengan permainan pragmatis yang lebih mementingkan pertahanan. Atletico bahkan menjadi tim tersubur kedua di LaLiga bersama Real Madrid dengan torehan 13 gol.

Mereka hanya kalah dari Real Sociedad dengan 18 gol. Namun, Atletico baru memainkan enam laga, sedangkan Madrid sudah bermain tujuh kali bermain dan Sociedad delapan kali.

Simeone menjadikan Atletico bermain lebih menyerang karena hadirnya Luis Suarez dari Barcelona pada musim panas ini. Pelatih asal Argentina mengubah pendekatan taktiknya demi bisa mendukung ketajaman penyerang asal Uruguay ini. Suarez sudah mencetak empat gol di dari tujuh laga di musim ini.

“Semuanya akibat kehadiran Suarez. (Kedatangan Suarez] berarti kami harus menyuplainya,” ujar Simeone dikutip dari Marca.

“(Diego) Costa dan (Alvaro) Morata memiliki gaya main yang berbeda. Luis butuh lebih banyak pemain di dekatnya dan dia tahu bagaimana memberi dampak besar.

“Gaya main Suarez ini membuat kami sempat ragu untuk bisa mengoptimalkannya. Kami bermain dengan cara yang berbeda dengan (Radamel) Falcao, begitu pula dengan Costa. Kini kamu harus beradaptasi dengan Suarez.”

“Gaya main para pemain Anda selalu menunjukkan kepada Anda bagaimana sebagai pelatih Anda harus berpikir untuk mengoptimalkannya. Saya tidak berbicara tentang apa akan terjadi nanti karena sepakbola sangat dinamis dan setiap pertandingan berbeda,” jelas Simeone menambahkan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *