Inter Tersingkir dari Coppa Italia Karena Kurang Tajam

Inter Milan tersingkir dari Coppa Italia usai bermain imbang dengan Juventus. Legenda Inter Giuseppe Bergomi menilai Nerazzurri kurang tajam di lini depan sehingga gagal mengalahkan Juventus.

Inter butuh kemenangan di leg kedua semifinal Coppa Italia untuk lolos ke babak final. Sebab, Inter takluk 1-2 dari Juventus pada pertemuan pertama.

Namun, Inter justru gagal menang. Menantang Bianconeri di Allianz Stadium, Rabu (10/2/2021) dini hari WIB, Inter harus puas dengan hasil imbang 0-0.

Dengan hasil itu, Inter dipastikan tersingkir dari ajang Coppa Italia. Sementara Juventus menunggu pemenang duel Atalanta vs Napoli di final.

Kurang Tajam

Bergomi mengatakan bahwa lini depan Inter tampil kurang mematikan saat berhadapan dengan Juventus sehingga Nerazzurri gagal melaju ke final Coppa Italia.

“Mereka kurang kejam untuk memecah kebuntuan,” kata Bergomi kepada Sky Sport Italia.

“Inter mencoba mengontrol pertandingan melawan tim Juve yang bertahan dengan baik. Dua kesalahan di leg pertama berdampak pada Inter tetapi saya tidak melihat satu tim lebih unggul dari yang lain.

“Conte bisa saja mengubah Inter secara taktik, tetapi ketika Anda memiliki cara bermain yang pasti, sulit untuk melakukan itu.”

Soal Eriksen

Bergomi kemudian membahas tentang Christian Eriksen. Ia menilai pemain Denmark itu sekarang belum bisa dianggap sebagai starter.

“Saya pikir para starter mereka adalah Marcelo Brozovic, Nicolo Barella dan Arturo Vidal, lalu ada pemain yang bisa bergantian dengan mereka,” lanjutnya.

“Inter harus waspada dengan kekuatan mereka, ada keseimbangan yang luar biasa. Mereka harus tetap tenang dan melanjutkan perjalanan mereka.”

Puji Pemain Inter

Bergomi juga memberikan pujian kepada beberapa pemain Inter atas penampilan mereka di pertandingan leg kedua.

READ  Sergio Ramos Cedera Jelang Lawan Liverpool dan Barcelona

“Samir Handanovic telah bermain bagus dalam dua pertandingan terakhir setelah menerima beberapa kritik,” sambungnya.

“Achraf Hakimi adalah pemain fundamental karena bahaya yang berhasil diciptakannya.”

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *