Maurizio Sarri Juventus Mengalami Masalah Penurunan Mental

Kekalahan Juventus atas AS Roma menjadi sorotan besar. Sang pelatih, Maurizio Sarri, mengatakan tim asuhannya itu sedang mengalami penurunan mental.

Seperti yang diketahui, klub berjuluk Bianconeri tersebut menelan kekalahan atas AS Roma dalam laga pekan terakhir Serie A 2019/20. Bermain di Allianz Stadium pada Minggu (2/8/2020) dinihari, Juventus tumbang dengan skor 1-3.

Masalah yang sama kembali terlihat di pertandingan kali ini. Juventus sempat unggul berkat aksi Gonzalo Higuain, namun kalah lantaran gawangnya dibobol oleh Nikola Kalinic serta Diego Perotti yang mencetak dua gol sekaligus.

Untungnya kekalahan ini tidak membuat Juventus bergeser dari puncak klasemen Serie A. Perlu diketahui juga bahwa Cristiano Ronaldo dkk sudah mengamankan gelar juara Serie A musim ini sejak mengalahkan Sampdoria pekan lalu.

Juventus Alami Penurunan Mental

Seperti dalam konferensi pers usai beberapa pertandingan sebelumnya, Sarri kembali menyinggung soal mental anak asuhnya. Ia melihat adanya penurunan pada aspek tersebut sejak mengalahkan Lazio.

“Sedikit rasa takut bisa membantu kami. Setelah melawan Lazio, kami merasa kejuaraan telah dimenangkan dan kami mengalami penurunan mental,” ujar Sarri usai pertandingan melawan AS Roma kepada Sky Sport Italia.

“Sekarang kami harus pandai dalam mempertimbangkan lawan. Kami akan memulai dari ketertinggalan 0-1 dan laga tersebut akan terasa sangat menyulitkan dalam situasi seperti ini,” lanjutnya.

Sarri menyinggung soal duel kontra Olympique Lyon di ajang Liga Champions. Sebagaimana yang diketahui, Juventus kini tertinggal karena kalah dengan skor tipis 0-1 pada leg pertama yang digelar di markas Lyon.

Terkejut Melihat Lyon

Pada Sabtu (8/8/2020) mendatang, mereka akan berhadapan dengan skuat Rudi Garcia tersebut di Allianz Stadium. Baru-baru ini, mereka berhasil memberikan perlawanan sengit kepada PSG di laga final Coupe de la Ligue.

“Saya terkejut melihat kondisi fisik mereka sangatlah baik. Tidak terlihat seperti sebuah tim yang tidak bermain dalam waktu lama,” tambahnya.

“Kami harus mengisi daya mental kami dengan sangat baik. Fisik bisa pulih dua atau tiga hari. Kami harus melepaskan sumbatnya dan dari Senin nanti kami harus memulihkan diri dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, final Coupe de la Ligue adalah laga pertama Lyon setelah pemerintah Prancis memutuskan untuk menutup Ligue 1 lebih cepat. Mereka bisa menahan imbang PSG 0-0 namun kalah di babak adu penalti.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *