Thomas Tuchel Bekerja Bukan untuk Dicintai Semua Pemain Chelsea

Thomas Tuchel membagikan sedikit gaya manajemen manusia yang dia terapkan di tim Chelsea. Tuchel menjunjung dua hal utama, yakni keterbukaan dan kejujuran.

The Blues tengah melangkah dalam momentum positif sejak kedatangan Tuchel. Para pemain mendapatkan angin segara, gaya bermain baru, dan semangat baru untuk terus menang.

Yang paling kentara adalah perubahan mental para pemain Chelsea. Tuchel membuat tim jadi lebih hidup dan punya hasrat tinggi untuk menang.

Bicara di depan tim

Pertama-tama, Tuchel menegaskan tidak akan mempermalukan pemain di depan tim, tapi dia senang berdiskusi terbuka di ruang ganti. Kritik yang keluar di ruang ganti berarti bisa diselesaikan bersama di ruang ganti pula.

“Para pemain tidak akan dihukum, dibentak, atau dipermalukan di depan tim, itu tidak bisa diterima. Namun, jika saya perlu menegaskan satu hal, saya senang melakukannya di depan tim,” ujar Tuchel di Sky Sports Temanbola.

“Jika ada perilaku yang bisa merusak tim dan menjadi masalah di lapangan, kami harus memberi tahu pemain secara privat. Namun, saya yakin betul bahwa setiap pemain harus siap menelan kritik di depan tim.”

Bukan untuk dicintai

Yang jelas, Tuchel menjunjung tinggi keterbukaan dan kejujuran. Dia bicara terbuka, menyampaikan pendapatnya, lalu berharap para pemain pun memberikan timbal balik yang sama.

“Dengan begitu tidak akan ada yang terluka, sebab kami bicara secara terbuka. Bersikap terbuka dan bersikap jujur, itu tidak akan berubah,” lanjut Tuchel.

“Saya mengambil keputusan bukan untuk dicintai semua pemain di ruang ganti, itu tidak mungkin,” tandasnya.

READ  Zidane Senang Real Madrid Tidak Tegang

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *